Senin, 01 Juni 2026
PENYALURAN BLT DD TRIWULAN II TAHUN 2026 DESA MAKKUASENG
Makkuaseng: Pemerintah Desa
Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan
Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Triwulan II Tahun 2026 untuk periode April, Mei,
Juni kepada 11 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Kantor Desa
Makkuaseng, pada Rabu (13/05/2026).
Penyaluran bantuan tersebut
dipimpin langsung oleh Kepala Desa Makkuaseng, Herman, serta dihadiri Camat
Batu Putih, pendamping desa, dan Bhabinkamtibmas guna memastikan proses
penyaluran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, setiap
KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Karena disalurkan untuk tiga
bulan sekaligus, masing-masing penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp900
ribu untuk periode April, Mei, Juni Tahun 2026.
Kepala Desa Herman menyampaikan
bahwa BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat
kurang mampu agar dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ia
berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik dan digunakan
sesuai kebutuhan prioritas keluarga.
Camat Batu Putih turut
mengapresiasi Pemerintah Desa Makkuaseng atas pelaksanaan penyaluran bantuan
yang dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu,
pendamping desa bersama Bhabinkamtibmas melakukan pengawasan dan pendampingan
selama kegiatan berlangsung agar proses penyaluran berjalan lancar tanpa
kendala.
Sebanyak 11 KPM menerima BLT Dana
Desa Triwulan II Tahun 2026 dengan tertib dan penuh rasa syukur. Warga penerima
bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena dapat
meringankan beban ekonomi keluarga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
(Ishar Pendamping Desa)
OJT KPM DESA SEKECAMATAN BATU PUTIH
Bukit Tinggi, 21 Mei 2026 –
Pemerintah Kecamatan Batu Putih melaksanakan kegiatan Pelatihan/On the Job
Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang diikuti oleh para kader
dari 10 desa se-Kecamatan Batu Putih, yaitu Desa Latowu, Lelewawo, Mosiku,
Tetebawo, Makkuaseng, Batu Api, Bukit Tinggi, Bukit Baru, Puncak Harapan, dan
Parung Lampe.
Kegiatan yang berlangsung di
wilayah Kecamatan Batu Putih tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris
Kecamatan (Sekcam) Batu Putih. Dalam sambutannya, Sekcam menyampaikan bahwa
Kader Pembangunan Manusia memiliki peran penting dalam mendukung percepatan
penurunan stunting, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta
penguatan pembangunan sumber daya manusia di desa.
Pelatihan ini bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas dan pemahaman para kader dalam menjalankan tugas
pendampingan, pendataan, pemantauan layanan kesehatan, serta koordinasi program
pembangunan manusia di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan
pembekalan mengenai tugas dan fungsi KPM, teknik pendataan sasaran, serta
strategi pelaksanaan konvergensi layanan dasar di desa.
Sebagai tenaga pelatih, kegiatan
ini menghadirkan Tenaga Ahli Kabupaten yang memberikan materi, pendampingan
praktik, serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program pembangunan
manusia yang efektif di desa. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk
berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Sekcam Batu Putih berharap
melalui pelatihan/OJT ini, seluruh KPM dapat semakin kompeten dalam menjalankan
tugasnya sehingga mampu mendukung tercapainya pembangunan manusia yang
berkualitas dan berkelanjutan di setiap desa.
(ISHAR PENDAMPING LOKAL DESA)
OJT KMP DESA
Bukit Tinggi, 21 Mei 2026 –
Pemerintah Kecamatan Batu Putih melaksanakan kegiatan Pelatihan/On the Job
Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang diikuti oleh para kader
dari 10 desa se-Kecamatan Batu Putih, yaitu Desa Latowu, Lelewawo, Mosiku,
Tetebawo, Makkuaseng, Batu Api, Bukit Tinggi, Bukit Baru, Puncak Harapan, dan
Parung Lampe.
Kegiatan yang berlangsung di
wilayah Kecamatan Batu Putih tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris
Kecamatan (Sekcam) Batu Putih. Dalam sambutannya, Sekcam menyampaikan bahwa
Kader Pembangunan Manusia memiliki peran penting dalam mendukung percepatan
penurunan stunting, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta
penguatan pembangunan sumber daya manusia di desa.
Pelatihan ini bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas dan pemahaman para kader dalam menjalankan tugas
pendampingan, pendataan, pemantauan layanan kesehatan, serta koordinasi program
pembangunan manusia di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan
pembekalan mengenai tugas dan fungsi KPM, teknik pendataan sasaran, serta
strategi pelaksanaan konvergensi layanan dasar di desa.
Sebagai tenaga pelatih, kegiatan
ini menghadirkan Tenaga Ahli Kabupaten yang memberikan materi, pendampingan
praktik, serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program pembangunan
manusia yang efektif di desa. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk
berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Sekcam Batu Putih berharap
melalui pelatihan/OJT ini, seluruh KPM dapat semakin kompeten dalam menjalankan
tugasnya sehingga mampu mendukung tercapainya pembangunan manusia yang
berkualitas dan berkelanjutan di setiap desa.
(ISHAR PENDAMPING LOKAL DESA)
Minggu, 19 Oktober 2025
BUMDes Usaha Bersama Desa Mosiku Tambak Ikan Nila untuk Ketahanan Pangan Desa
Desa Mosiku, 13 Oktober 2025 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Usaha Bersama Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih, terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan dengan mengelola tambak ikan nila di lahan desa seluas 1/2 hektare.
Program ini merupakan bentuk pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 yang difokuskan pada sektor ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Mosiku, Bapak Ajid S.Pd, menjelaskan bahwa pengelolaan tambak ikan nila oleh BUMDes diharapkan mampu menjadi sumber protein bagi warga sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“BUMDes bukan hanya sebagai lembaga usaha, tapi juga motor penggerak ketahanan pangan. Hasil tambak ini nantinya bisa dikonsumsi masyarakat dan sebagian dijual untuk menambah pendapatan desa,” ujarnya.
Direktur BUMDes Usaha Bersama, Bapak Lius, menuturkan bahwa tahap awal telah ditebar 5.000 ekor bibit ikan nila.
“Warga ikut terlibat dalam perawatan tambak setiap hari. Jika panen berhasil, sebagian keuntungan akan dikembalikan untuk program sosial desa,” jelasnya.
Pendamping desa, Bapak Ikbal, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program nasional ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
“Desa Mosiku patut jadi contoh karena mampu menggerakkan BUMDes untuk sektor pangan,” ujarnya.
Masyarakat menyambut antusias program ini karena selain memperkuat ketahanan pangan, juga meningkatkan kesejahteraan melalui sistem bagi hasil yang transparan.
Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes Usaha Bersama optimis tambak ikan nila ini akan menjadi ikon ketahanan pangan Desa Mosiku di tahun-tahun mendatang
Rabu, 15 Oktober 2025
TPP adalah Pewarta Terbaik bagi Kemajuan Pembangunan Desa
Oleh : Iqbal
Pemimpin Redaksi Media Online KPW TPP Kementerian Desa PDT Provinsi Sulawesi Tenggara, https://tppsultra.blogspot.com menegaskan bahwa seluruh komponen TPP P3MD secara berjenjang di Sulawesi Tenggara dihimbau untuk terus melaukan publikasi dan penyebaran informasi secara luas dan mendalam untuk mengadvokasi pembangunan desa di wilayah ini.
“Dalam tugas-tugas kita keseharian selain fasilitasi, pendampingan,mediasi dan penuntasan data-data pembangunan desa, juga diwajibkan untuk melakukan pewartaan berita baik pembangunan desa yang sudah menjadi garda terdepan pembangunan bangsa ini,” pintanya kepada seluruh pelaksana program secara berjenjang.
Itu itu lanjutnya, maka setiap TPP diwajibkan membuat canal pemberitaan / publikasi secara berjenjang, mulai dari provinsi, kabupaten dan kecamatan. “Bahkan TPP juga dihimbau untuk membuatkan dan mendampingi publikasi bagi setiap desa-desa di Sultra.,” ungkapnya seraya menegaskan bahwa canal pemberitaan ini memang sudah ahrus selesai pada tingkat kabupaten (TAPM) dan kecamatan oleh PD-PD.
Hal ini dilakukan, karena penguasan kepada seluruh tpp dan desa-desa yang sudah memiliki akun-akun media sosial. Kenapa ini penting, lanjutnya karena media sosial belakangan ini menjadi alat promosiyang efektif, murah dan mudah terjangkau oleh semua lapisan masyarakat sehingga menjadi tawarkan paling menarik dalam mengkampanyekan kemajuan desa.
“Kita akan terus melakukan pemantauan, sekaligus evaluasi kinerja pagi TPP secara berjenjang dalam pengembangan media-media informasi dan publikasi seperti ini,” tegasnya di sela-sela Rapat Koordinasi Provinsi Sultra.















