Minggu, 19 Oktober 2025

BUMDes Usaha Bersama Desa Mosiku Tambak Ikan Nila untuk Ketahanan Pangan Desa


Oleh: Ikbal, ST


Desa Mosiku, 13 Oktober 2025 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Usaha Bersama Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih, terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan dengan mengelola tambak ikan nila di lahan desa seluas 1/2 hektare.

Program ini merupakan bentuk pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 yang difokuskan pada sektor ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Mosiku, Bapak Ajid S.Pd, menjelaskan bahwa pengelolaan tambak ikan nila oleh BUMDes diharapkan mampu menjadi sumber protein bagi warga sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“BUMDes bukan hanya sebagai lembaga usaha, tapi juga motor penggerak ketahanan pangan. Hasil tambak ini nantinya bisa dikonsumsi masyarakat dan sebagian dijual untuk menambah pendapatan desa,” ujarnya.

Direktur BUMDes Usaha Bersama, Bapak Lius, menuturkan bahwa tahap awal telah ditebar 5.000 ekor bibit ikan nila.

“Warga ikut terlibat dalam perawatan tambak setiap hari. Jika panen berhasil, sebagian keuntungan akan dikembalikan untuk program sosial desa,” jelasnya.

Pendamping desa, Bapak Ikbal, menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program nasional ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Desa Mosiku patut jadi contoh karena mampu menggerakkan BUMDes untuk sektor pangan,” ujarnya.

Masyarakat menyambut antusias program ini karena selain memperkuat ketahanan pangan, juga meningkatkan kesejahteraan melalui sistem bagi hasil yang transparan.

Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes Usaha Bersama optimis tambak ikan nila ini akan menjadi ikon ketahanan pangan Desa Mosiku di tahun-tahun mendatang

Rabu, 15 Oktober 2025

TPP adalah Pewarta Terbaik bagi Kemajuan Pembangunan Desa

Oleh : Iqbal

Pemimpin Redaksi Media Online KPW TPP Kementerian Desa PDT Provinsi Sulawesi Tenggara, https://tppsultra.blogspot.com menegaskan bahwa seluruh komponen TPP P3MD secara berjenjang di Sulawesi Tenggara dihimbau untuk terus melaukan publikasi dan penyebaran informasi secara luas dan mendalam untuk mengadvokasi pembangunan desa di wilayah ini.

“Dalam tugas-tugas kita keseharian selain fasilitasi, pendampingan,mediasi dan penuntasan data-data pembangunan desa, juga diwajibkan untuk melakukan pewartaan berita baik pembangunan desa yang sudah menjadi  garda terdepan pembangunan bangsa ini,” pintanya kepada seluruh pelaksana program secara berjenjang.

Itu itu lanjutnya, maka setiap TPP diwajibkan membuat canal pemberitaan / publikasi secara berjenjang, mulai dari provinsi, kabupaten dan kecamatan. “Bahkan TPP juga dihimbau untuk membuatkan dan mendampingi publikasi bagi setiap desa-desa di Sultra.,” ungkapnya seraya menegaskan bahwa canal pemberitaan ini memang sudah ahrus selesai pada tingkat kabupaten (TAPM) dan kecamatan oleh PD-PD.

Hal ini dilakukan, karena penguasan kepada seluruh tpp dan desa-desa yang sudah memiliki akun-akun media sosial. Kenapa ini penting, lanjutnya karena media sosial belakangan ini menjadi alat promosiyang efektif, murah dan mudah terjangkau oleh semua lapisan masyarakat sehingga menjadi tawarkan paling menarik dalam mengkampanyekan kemajuan desa.

 “Kita akan terus melakukan pemantauan, sekaligus evaluasi kinerja pagi TPP secara berjenjang dalam pengembangan media-media informasi dan publikasi seperti ini,” tegasnya di sela-sela Rapat Koordinasi Provinsi Sultra. 

BUMDes Usaha Bersama Desa Mosiku Tambak Ikan Nila untuk Ketahanan Pangan Desa

Oleh: Ikbal, ST Desa Mosiku, 13 Oktober 2025 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Usaha Bersama Desa Mosiku, Kecamatan Batu Putih, terus berino...